|
|
«
Kembali
:: Cerita Rakyat Dayak Jalai: Bidik Menggaling
Editor : Elisabeth Lilis
Bagi
masyarakat Dayak, tradisi lisan bukan sekedar pengantar tidur, namun penuh
dengan nilai-nilai pendidikan, pesan moral, atau norma bermasyarakat yang harus
dipatuhi bersama. Buku ini salah satunya yang mengajak kita untuk bertindak
penuh dengan nuansa kearifan, ketekunan dan keperkasaan lewat tokoh cerita Bidik
Menggaling. Bidik Menggaling, lewat kisah ini digambarkan sebagai sosok yang
begitu arif memperlakukan sesama makhluk hidup (binatang) sebagai sahabat dalam
upayanya menciptakan kehidupan yang lebih baik. Dia berladang dengan baik
sehingga memperoleh hasil yang melimpah, serta mampu menghadapi beragam
persoalan yang mendera sehingga mampu bertahan dalam berbagai kondisi. Buku ini
memang sengaja diangkat dalam bentuk komik, dengan harapan mendorong minat
anak-anak untuk mempelajari dan memahami cerita rakyat yang sebelumnya hanya
mungkin didengar melalui penutur aslinya. Hal terpenting, untuk mewariskan
tradisi lisan yang hidup dalam masyarakat, jangan melupakan anak-anak. Makanya
jangan remehkan tradisi lisan. Begitulah pesan terdalam dari buku ini.
Ukuran : 17,7 cm x 25,5 cm ; 66 halaman
Cetakan pertama, Desember 2008 |
|